Sabtu, 11 Mei 2013

Ruang Nostalgia (Songfiction Terjebak Nostalgia - Raisa)

Ruang Nostalgia

Jari-jari lentik milik seorang gadis bergerak memutar-mutar lensa kamera besar yang dibawanya. Mata indahnya membidik objek-objek yang yang menarik perhatiannya. Ia jatuh cinta pada sebuah objek. Yaitu sebuah lukisan seorang laki-laki yang memiliki pahatan rahang yang tegas, menciptakan garis yang saklek. Tetapi, dari pancaran mata sosok di dalam lukisan itu, terpeta jelas, bahwa siapapun pelukisnya ingin menunjukan ekspresi khawatir dan penuh kasih sayang dari seorang pemuda kepada orang yang dicintainya. Gadis pembawa kamera itu jadi teringat sesuatu. Ia merasa pernah menyaksikan ekspresi itu sebelumnya, ekspresi sosok di dalam lukisan itu.
Jejariannya mengusap perlahan kanvas berukuran 100x80 cm itu, kelopak matanya terpejam. Ia belum pernah sebegini jatuh hati pada lukisan. Tiba-tiba gadis itu membuka matanya, mengerjap perlahan lalu menggeleng-gelengkan kepala. Lagi-lagi ia mengingatnya. Kemudian, ia memutuskan untuk mengabadikan lukisan itu lewat kamera DSLR nya. Beberapa gambar diperolehnya.

“Hai…” seseorang mengejutkan sang gadis, seorang pemuda dengan kamera DSLR di tangan, berdiri di sebelahnya. “Loe pasti anak fotografi, kan?” tanyanya yang dijawab anggukan oleh sang gadis.

“Haah, akhirnya gue nemuin spesies gue di sini. Loe tau dari tadi Cuma ada pelukis-pelukis gondrong di sini, dan gue ngerasa jadi alien yang nentent-nenteng benda beginian, sementara mereka bawa kayu dengan bulu-bulu di ujungnya.” Cicit pemuda itu sambil menunjukkan kameranya. Tapi, gadis di hadapannya itu tidak bergeming, membuatnya jadi canggung.

“Ehm… gue… Dega. Fotografi 2013. Loe juga angkatan 2013?”
Lagi-lagi sang gadis hanya mengangguk.

“Nama… loe?” tanya Dega lagi kali ini sambil mengulurkan jabatan tangan.

“Arinda. Arinda Kanya.”
***

Jumat, 10 Mei 2013

we used to

wanna to share my memory when we were child..
they are Ade, Rizki, Me, Vistha, Esia, Irfan. We are connected with many relationship. between aunty and nephew or niece, sister and brother, even also between step brother and the other one. We are different, but because of our age is average same, so we can play together and grow up. But now, we are separated. Even, we never meet again for a long time. I miss them so much. I hate if we met we feel so awkward.. I miss my (old) family. Before everything changes.. :')
I miss like we used to..

Selasa, 07 Mei 2013

Belum Bisa Terima (songfiction Terjebak Nostalgia – Raisa)

Belum Bisa Terima (songfiction Terjebak Nostalgia – Raisa)

(oleh @Lisa_nasi_damay)
Kakiku terasa lemas menyaksikan pemandangan itu. Dadaku terasa terhimpit, sesak yang kini aku rasakan. Aku mulai melangkahkan kakiku mendekat ke pemandangan itu. walaupun aku mengetahui betul, bahwa hatiku akan tersayat kembali, tergores lagi hingga menimbulkan luka.
Aku mencoba untuk tetap menghiasi wajahku dengan senyuman. Senyum getir lebih tepatnya. Aku tak ingin menodai kebahagiaan dua insan itu dengan linangan air mataku. Ini hari bahagia dia bersama Shilla. Bagaimanapun juga dia tetap sahabatku dan pernah ada dihatiku serta hidupku. Aku mempunyai kisah tersendiri bersama dia.
Dia menemukan keberadaanku. Dia langsung melemparkan senyuman. Aku semakin mendekati dia dan Shilla yang ada di pelaminan itu.
“Selamat ya!”ucapku pelan namun penuh kegetiran. Aku mulai menyalami dia dan Shilla secara bergantian.
“Terima kasih ya, Fy. Karena kamu sudah menepati janjimu. Saya senang sekali,”ungkapnya yang langsung menarik tubuhku kedalam pelukannya. Aku tersentak atas perlakuannya ini. Mana mungkin dia melakukan ini di depan pujaan hatinya. Jika aku tak berusaha. Mungkin air hangat sudah luruh dari kedua sudut mataku. Bagaimana ini Tuhan?
Aku melirik kearah Shilla dan Shilla tetap tersenyum. Tuhan aku sungguh tidak sanggup lagi! Aku benar-benar tersiksa.

lost

nggak tau namanya apa.. tapi, hapeku mendadak ilang dan misterius bgt. sepulang dr rumah tante, hapeku nggak ada di kantong. nggak ada di manapun. aku udah cari di seluruh rumah dan nggak ada. aku udah mimbik2. dan kata papahku jatuh di jalan, mungkin. dan ditemu orang. soalnya, mailbox. aku udah pasrah. dan tidur. tp jam 03.00 alarmku bunyi. aku kaget bgt kenapa bisa kedengeran alarm itu. aku bangun, dan hapeku di atas meja belajar.
:')

Senin, 06 Mei 2013

selalu

selalu aku yang sendiri, malam hari, selalu aku yang minta ditemani, selalu kamu yang bersabar menanti, selalu aku yang ketiduran lagi, selalu aku yang ucapkan selamat pagi, selalu kamu yang mencerahkan setiap hari, serupa mentari.