Senin, 06 Mei 2013

selalu

selalu aku yang sendiri, malam hari, selalu aku yang minta ditemani, selalu kamu yang bersabar menanti, selalu aku yang ketiduran lagi, selalu aku yang ucapkan selamat pagi, selalu kamu yang mencerahkan setiap hari, serupa mentari.

Minggu, 05 Mei 2013

Dia Muncul Kembali (songfiction Tahu Diri by Maudy Ayunda)

Dia Muncul Kembali (songfiction Tahu Diri-Maudy Ayunda)
(songfiction Tahu Diri-Maudy Ayunda)
author: @Lisa_nasi_damay
Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini
Aku terus menelusuri toko buku ini. Mencari-cari sesuatu. Entahlah apa yang sedang kucari. Buku? Hmm… sepertinya bukan itu alasan terkuat yang membuat langkahku terbawa kesini. Kedua bolaku berputar kekanan dan kekiri, memastikan bahwa tidak akan terjadi sesuatu hal yang buruk.
Aku berjalan menuju rak buku novel. Jari-jemariku mulai menelusuri setiap novel seraya membaca judulnya. Namun, tak ada yang menarik perhatianku dan ini adalah hal yang paling mengesalkan dan aku membencinya.
Aku menghela nafas. Menggeleng-gelengkan kepalaku. Iya. Ini adalah tempat favorit kami, sudut toko ini menyimpan banyak kisah antara aku dan dia. Dia? Iya, dia yang selalu terus menghantui setiap sudut pikiranku. Bahkan akhir-akhir ini aku seolah melihat bayangannya. Halusinasikah? Kurasa tidak! Ini adlah sebuah perasaan rindu yang sudah sangat membuncah.

Tahu Diri (songfiction Tahu Diri-Maudy Ayunda)

TAHU DIRI
(songfiction from Tahu Diri- Maudy Ayunda)

“Kalau emang kita nggak bisa dipertahanin. Buat apa dipaksa? Kesalahanmu kelewat banyak buat ditolerir. Aku udah berkali-kali kasih kesempatan buat kamu. Tapi, nihil kan? Aku tetep aja kecewa. Kamu? Apa kamu masih peduli sama aku?”
Seorang pemuda yang duduk di sampingku berbicara perlahan, lebih mirip berbisik. Tapi, aku mendengarnya dengan sangat jelas. Setiap kata yang dilontarkannya serasa menghujam buku-buku jariku yang entah sejak kapan mengepal begitu erat di bawah meja.

“Mungkin aku aku masih cinta. Tapi, aku nggak bisa. Aku minta kita sampe di sini aja.”
Aku menoleh ke samping, menatap pahatan tulang rahang pemuda itu begitu lama, kemudian manik matanya beradu dengan milikku.

“Iya, kita putus, ya? Menyerahlah...”
***

Sad and Scared

"Oh, but I'm scared to death
That there may not be another one like this" -Sad, Maroon 5

Yeah, jadi takut nggak nemuin orang macem kamu besok. Kadang hati punya titik dimana ada takut yang naik ke permukaan. Aku kecanduan. Aku terlalu menikmati yang ada sekarang. Kamu, mungkin. Dan takut ini berlarut jadi, "Bagaimana bila aku kehilangan kamu dan aku tak menemukan kamu yang lain di semesta ini?"
-Lila
(Gegara lebih dari 20 kali muter Sad-nya Maroon 5)

Jumat, 03 Mei 2013

text

makasih, yaaa.. now i'm strong enough to face this world! :p

Sendiri dan Sendirian

Aku tidak mengerti arti kata sendirian, sebelum mengenal kamu. Ketika hariku agak berbeda, aku risih. Merasa ada yang tidak normal. Siapa dia? Hadir memenuhi hariku. Kemudian ia menghantar tawa. Ada apa? Ini siapa? Buat apa?
Jutaan tanda tanya berterbangan. Dan aku jadi bingung, biasanya aku berjalan, sepi. Tapi kini, mengapa ada yang lain di sampingku? Aneh. Kemudian kamu bukan hanya memenuhi hariku, tapi jadi bagian dari aku. Aku tak mengenal aku yang lama. Karena kini aku... berdua. Ah, iya.. Sekarang aku mengerti, arti kata 'sendiri'. Frasa yang menjadi aku, sebelum beetemu kamu. Kini, aku berdua.